Become A Better You

Entropi: Kecenderungan Menurunnya Kualitas (Hidup)

Kaca yang bening akan berdebu. Lantai yang bersih akan segera kotor. Baja yang mengkilat akan berkarat. Tembok yang putih bersih akan berlumut. Ya itu sebagian fenomena alam yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Handphone secanggih apapun yang anda miliki akan sampai waktunya dimana dia mulai melambat dan menjengkelkan. Rumah semahal dan secantik apapun akan menjadi pudar.  Komputer yang tadinya cepat memproses data dan membuka program semakin lama semakin lambat dan rajin hang.

Ada apa di balik semua itu?

Ilmu Fisika memiliki teori dan istilah spesifik untuk fenomena itu, yaitu entropi. Entropi dalam bahasa awam lebih kurang dapat dimengerti sebagai kecenderungan yang dimiliki oleh segala sesuatu dalam alam semesta ini menjadi berkurang atau menyusut kualitasnya.  Kecenderungan menurunnya kualitas keberadaan atau kehidupan.

Entropi atau kecenderungan menurunnya kualitas keberadaan itulah yang menyebabkan kita harus selalu bekerja membersihkan kaca tiap hari. Melakukan perawatan pada rambut, motor, mobil, handphone, apapun yang kita miliki. Anda harus mengepel lantai tiap hari. Jangan lupa, Anda sendiri harus selalu mandi tiap hari, walaupun diam di rumah seharian. Selain itu Anda harus berolah raga, walaupun anda dulunya pernah jadi juara bayi sehat se-Indonesia tapi kalau tidak olah raga ya hasilnya sekarang pasti loyo.

Hal yang sama juga berlaku dalam kehidupan dan kerohanian kita. Semangat hidup dan kerohanian kita dapat terkikis oleh waktu. Buktinya, semakin bertambah usia, pengharapan dan semangat kita memasuki tahun baru tidak lagi sebesar dulu.  Kita yang pernah sangat antusias berharap akan keadaan yang lebih baik di tahun baru berubah menjadi pribadi yang semakin getir.  Orang yang dulunya positif dan optimis semakin lama semakin skeptis dan pesimis. Iman yang pernah luar biasa bisa menjadi sagat lemah. Kerohanian yang pernah hangat—bahkan bergelora—di awal perjumpaan dengan Tuhan bisa menjadi dingin dan kering.

Inilah entropi kehidupan.

Dalam sebuah khotbahnya, John Ortberg berkata bahwa entropi adalah musuh terbesar bagi jiwa manusia. Bukan hanya musuh terbesar bagi alam semesta, tetapi juga bagi saudara dan saya.

Max Depree, seorang pengajar dan penulis banyak buku klasik seputar kepemimpinan, suatu kali ditanya oleh seorang peserta seminarnya tentang apa yang hal yang paling sukar yang secara pribadi harus dihadapi oleh Max sebagai seorang pribadi.  Max berkata, “Yang paling sukar dihadapi dalam hidup adalah gangguan entropi dalam kehidupan.”  Itulah hambatan kita untuk menjadi pribadi yang terbaik dengan pencapaian terbaik.

Entropi. Musuh terbesar dalam jiwa kita. Itulah yang harus kita sadari dan kita lawan setiap hari. Inilah salah satu pembelajaran terpenting bagi kita memasuki tahun baru ini.

Jangan sampai kita menjadi orang yang semakin pesimis dan negatif menjelang kehidupan di depan. Impian yang tidak tergapai. Harapan yang rasanya tergantung di awan. Doa yang belum terjawab. Hal-hal semacam ini harus dapat kita jaga untuk tidak membuat kita cenderung semakin pahit memandang kehidupan.

Apa yang buruk kemarin, tidak akan selalu buruk esok hari.  Sebaliknya, apa yang sip dan luar biasa kemarin tidak berarti akan selalu sip dan luar biasa esok hari. Anda bisa excellent minggu lalu, tetapi tidak berarti pasti excellent minggu ini.  We have to work on it! Kita harus mengupayakannya setiap saat!

Alasan yang sama, membuat kita harus mewaspadai semangat pelayanan dan hati kita bagi Tuhan setelah natal berlalu.  Setelah November-Desember yang “gila-gilaan” buat Tuhan, ada banyak sekali orang Kristen yang melempem di Januari.  Ada banyak pelayan Tuhan yang seperti turun mesin setelah natal berlalu. Kemalasan dan keengganan untuk ke gereja (apalagi pelayanan) umumnya hampir otomatis menyerang seperti virus yang cepat menular.  Hal serupa juga bisa menyerang emosi (menjadi rapuh dan tidak stabil).  Waspadalah.

Entropi membuat kita seringkali gagal menapaki tahun baru dengan semangat dan kegairahan yang penting untuk menjalani kehidupan di depan.

Kita punya Tuhan yang memberikan segala sesuatu baru bagi kita setiap hari!

Semakin banyak orang pesimis berkata, “Sudahlah. Tidak ada sesuatu yang baru dari tahun baru.”

Betapa kelirunya!

Ratapan 3:21-24. 21Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: 22Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, 23selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! 24“TUHAN adalah bagianku,” kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya.

Di ayat 20, Salomo berkata bahwa ketika Ia mengingat semua hal buruk dalam kehidupan yang dilihat langsung olehnya, hatinya menjadi tertekan. Dari ayat satu sampai duapuluh, begitu banyak hal buruk dan kegetiran yang dipaparkannya; dan Salomo mengakui bahwa semua itu mengacaukan hatinya, menekan jiwanya dan mampu membuatnya pahit menjelang masa depan.  Ia tahu semua kegetiran hidup, tetapi Ia tidak berhenti di sana.

“Tetapi, aku memutuskan dan memilih bahwa hal-hal inilah yang kuperhatikan, yaitu bahwa kasih setia Tuhan tidak berkesudahan. Tidak pernah berhenti anugerahNya. SELALU BARU SETIAP HARI!  TUHAN ADALAH BAGIANKU, oleh sebab itu aku berharap kepadaNya!”

Salomo percaya bahwa di dalam Tuhan, dia punya masa depan yang layak untuk dihadapi dengan antusias dan kegairahan.  Dia memilih, dia memutuskan, untuk tidak membiarkan hidup dan jiwanya getir dan pesimis akan kehidupan—seberapa pun banyak masalah dan pengalaman buruk yang dia lewati di masa lalu.

He is the One who make all things new!

Mari serukan bersama, seperti Salomo:

“Aku memutuskan dan memilih bahwa hal-hal inilah yang kuperhatikan, yaitu bahwa kasih setia Tuhan tidak berkesudahan. Tidak pernah berhenti anugerahNya bagiku SELALU BARU SETIAP HARI!  TUHAN ADALAH BAGIANKU, oleh sebab itu aku berharap kepadaNya!”

Things Worth-and-Must To Do

Jadi, apa yang harus kita lakukan untuk menjelang kelimpahan berkat Tuhan di 2010 ini?

Pertama, pembaharuan rohani. Spiritual Refreshment. Ini seperti melakukan maintenance rohani di awal tahun. Serupa dengan maintenance komputer atau kendaraan, ini soal membuang apa yang sudah usang, buruk dan merusak (mis. spyware, registry error, oli, dsb); dan memastikan sistem kita segar, ringan dan tidak terbebani masalah masa lalu.

Kedua, pembaharuan kualitas pribadi.  Personal Quality Refreshment.

Apa yang saya maksudkan sebagai kualitas pribadi di sini adalah menyangkut karakter, sifat dan gaya hidup. Juga soal hati, pikiran, perbuatan, dan perkataan.  Selain pembaharuan rohani, hal-hal ini pun harus berubah.  Fakta logisnya adalah pembaharuan rohani akan menghasilkan pembaharuan kualitas pribadi secara otomatis.

Kita melakukan segala sesuatu dengan standar tahun lalu dan kita tahu sudah tahu seperti apa hasil yang kita dapat. Anda punya dua pilihan: [1] membiarkan diri tetap hidup dengan cara dan standar yang sama dengan tahun-tahun lalu; atau [2] mendorong diri untuk menggapai kualitas pribadi yang lebih baik untuk menikmati kehidupan yang lebih baik.

Jika anda masih ingat khotbah “Rise Up” yang saya khotbahkan tahun lalu, anda tentu menyadari bahwa pilihan pertama (hidup tetap dan tidak mau berubah lebih baik) sama dengan penurunan. Penurunan kualitas hidup.

The year will never be better unless you become a better you

Kita punya pilihan: menjadi diri kita yang seadanya, atau menjadi diri kita yang terbaik. The best us. The best of me. Menjadi diri kita seadanya sama dengan deteriorate. We have to make sure that we make a better move. Or, we fail again and again.

Ini faktanya: Jika anda ingin 2010 menjadi tahun yang lebih baik, tahun yang penuh perkara ajaib, tahun kelimpahan berkat, anda harus berupaya dengan sadar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

If you want 2010 become a better year, you should become a better you.

Tahun baru akan menjadi tahun yang lebih buruk daripada tahun sebelumnya jika tidak ada keinginan untuk mengubah diri dan menjadi lebih baik.

Bagi Dialah yang sanggup memberikan jauh lebih banyak!

Efesus  3:20. Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.

Berdirilah tegak. Angkatlah kepalamu. Tegapkan langkah kakimu. Pastikan apa yang harus menjadi pekerjaan tanganmu. Jangan menyerah. Jangan kalah. Jangan biarkan waktu membuat anda menjadi lemah. Tetapi, jadilah pribadi yang excellent!  Dan nikmatilah berkat excellent sepanjang tahun ini!

Surely, God will bless you abundantly! Tuhan memberkati anda dengan kelimpahan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s