Super Model Mencoba Hidup Sebagai Orang Gendut

Tyra Banks, seorang super model dunia yang sangat populer pada masa kini, beberapa waktu yang lalu “mencicipi” kehidupan yang sangat berbeda dengan kehidupan pribadinya. Sebagai super model, ia terbiasa untuk hidup dengan penampilan yang glamour, seksi dan kurus sebagaimana layaknya model dunia; kemana pun ia melangkah, begitu banyak orang yang mengenalinya dan mengaguminya. Karena itulah, suatu hari, ia mencoba melalukan sesuatu yang “baru”.

Pagi-pagi benar Banks menghabiskan waktu beberapa jam untuk mengenakan pakaian khusus yang biasa digunakan dalam film-film untuk mengubah penampilan seseorang menjadi sangat sangat gendut. Ia memakai beberapa kilogram daging palsu, merias kontur wajahnya menjadi terlihat gemuk sesuai dengan porsi tubuhnya. Lengkap dengan tambahan gelambir leher palsu yang membuatnya benar-benar luar biasa jauh dari ukuran seorang super model dunia. Setelah semua persiapan selesai, ia berhasil terlihat persis seperti seorang wanita yang mengalami obesitas dengan berat sekitar 350 pounds (sekitar 175 kg)!

Banks mengenakan semua perlengkapan tersebut sebagai bagian dari acara talkshow yang dipandunya. Beberapa kamera secara sembunyi-sembunyi akan merekam bagaimana masyarakat bereaksi terhadap orang-orang yang sangat sangat gemuk. Kelebihan berat badan secara ekstrim. Obesitas. Banks melakukannya untuk mencoba merasakan apa yang dirasakan mereka-mereka yang mengalami masalah obesitas ini dalam masyarakat.

“Orang banyak memandang saya dengan pandangan yang mengerikan dan tertawa dengan keras di depan saya-itulah yang paling mengejutkan saya,” kata Banks. “Dan persis ketika saya masuk ke sebuah toko ketika ingin berbelanja, saya jelas sekali mendengar seseorang tertawa mengejek. Seketika itu juga! Saya merasa sangat terhina dan terluka.”
Sepanjang hari itu, melalui pengalaman sebagai seorang obese yang menumpang bus umum, berbelanja dan kencan buta; Banks menempatkan dirinya sendiri sebagai bagian dari begitu banyak orang yang obese dan mengalami perasaan terluka dan penolakan yang menyakitkan. “Tidak ada excuse (alasan) untuk bersikap kasar. Tidak ada alasan untuk bersikap menganggap rendah orang lain yang obese. Hal itu sangat menyakitkan. Itulah yang saya alami.” Tyra Banks jelas tidak ingin lagi merasakan pengalaman seperti itu.

Apa yang Banks lakukan dapat dikatakan “sedikit” serupa dengan apa yang Kristus lakukan. Ia berangkat dari wilayah mewah dan nyamannya untuk merasakan kepahitan orang lain. Ia mencoba sedikit mencicipi kepahitan yang tidak ia inginkan lagi di tengah kekaguman dan penghargaan banyak orang padanya selama ini. Namun, Banks hanya sedikit mirip dengan inkarnasi Kristus ke dalam dunia, karena Banks jelas melakukannya karena uang yang ia terima sebagai upah; sebaliknya, bayi Yesus lahir ke dalam dunia justru untuk memberi. Sementara Tyra sangat terpukul dan tidak dapat menikmatinya apa yang dilakukannya, Kristus justru sangat menikmati kehadirannya ke dunia sesulit dan seberat apapun karena kasih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s